Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan Italia Bertekad Hancurkan Estonia Mourinho Plin-Plan Tak Menolak Melatih Inter Lagi Guardiola Bakalan Makin Lama Bertahan di Barca
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Internasional
BERITA INTERNASIONAL

Senin, 08 Februari 2010 | 23:55 WIB
Pasukan India Cegah Unjuk Rasa di Kantor PBB di Kashmir

(Vibizdaily - Internasional) Pihak penguasa di Kashmir India mengerahkan ribuan polisi dan tentara , Senin untuk mencegah satu protes di luar kantor PBB menyangkut pembunuhan dua remaja laki-laki baru-baru ini yang diduga dilakukan pasukan keamanan.

Penghadang kawat berduri dipasang untuk menutup lokasi di sekitar kantor PBB , yang terdapat rumah-rumah staf pemantau pelanggaran gencatan senjata di sepanjang Garis Kontrol yang memisahkan Kashmir India Kashmir dengan Kashmir yang dikuasai Pakistan .

Kantor itu terletak di pusat ibu kota musim panas Kashmir, Srinagar, yang ditutup Senin untuk mencegah unjukrasa-unjukrasa oleh kelompok-kelompok pro kemerdekaan.

"Prosesi atau pertemuan tidak diizinkan di kota itu," kata hakim distrik Srinagar, Meraj Kakroo, dan menambahkan perintah telah dikeluarkan melarang berkumpul lebih dari empat orang di Srinagar.

Pemimpin pro kemerdekaan yang berhaluan moderat Mirwaiz Umar Farooq mengatakan para pemrotes berencana akan menyampaikan petisi kepada PBB agar turun tangan setelah tewasnya dua remaja itu.

Farooq dan pembantu-pembantu dekatnya dikenakan tahanan rumah dalam lima hari belakangan ini, sementara sejumlah anggota pro kemerdekaan lainnya dipenjarakan.

Wilayah itu tegang sejak Wamiq Farooq, 14 tahun tewas sepekan lalu akibat kena semprotan gas air mata.

Kemarahan masyarakat semakin meningkat akibat kematian Zahid Farooq, 17 tahun, Jumat, yang menurut para saksi mata dibunuh oleh pasukan keamanan setelah menolak meningalkan satu lokasi yang dijaga ketat.

Srinagar kini berada dalam larangan keluar rumah tidak resmi dalam enam hari belakangan ini, dan penduduk mengeluhkan persediaan pangan dan obat-obatan yang menipis.

Aksi perlawanan dua dasawarsa oleh kelompok gerilyawan yang menentang kekuasaan New Delhi di Kashmir India menewaskan lebih dari 47.000 orang, kata data resmi. Kelompok-kelompok hak asasi manusia menyebut jumlah korban dua kali lipat lebih tinggi dari daftar resmi itu.

(as/AS/ant)

Bookmark and Share  

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
Ulama Libanon Ditangkap Terkait Mata-Mata…    
Seorang ulama Syiah Libanon yang terkenal…    
Baku Tembak Tewaskan 25 Anggota Geng Narkoba…    
Sedikitnya 25 orang yang diduga anggota…    
13 Kelompok Palestina Koordinasikan Serangan…    
Tigabelas kelompok bersenjata Palestina…    
Ledakan Kilang Teluk Meksiko Sebabkan Pencemaran…    
Ledakan di satu kilang minyak, Kamis, di…    
UMKM Sumbang 53% Dalam PDB 2009    
Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) merupakan…    
Berita Populer
Robinho Hadiah Terindah Buat Milan
2010-09-03 07:15:00
BUMI Targetkan Kurangi Utang US$ 1,6 M Akhir 2011
2010-09-03 11:01:00
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1
2010-09-03 05:45:00
MU Janji Bakalan Makin Menggila
2010-09-03 07:02:00
Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014
2010-09-03 07:34:00
Presiden Karzai Kecam Serangan Udara NATO
2010-09-03 09:45:00
Istana 5.000 Tahun Ditemukan di Turki
2010-09-03 10:30:00
Abbas dan Netanyahu Bicarakan Perdamaian
2010-09-03 11:15:00
Ketua Pansus: OJK Jangan Buat BI Pesimis
2010-09-03 09:48:00
Villa Terus Memburu Alan Curbishley
2010-09-03 06:58:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2MB